Senin, Oktober 26, 2020
  • News

Berita Perselingkuhan dan Kawin Siri Oknum guru di Kecamatan Juntnyuat, Ternyata Hoax

Must Read

Indramayu Kini Miliki Laboratorium Untuk Uji Swab atau Tes Covid-19

INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu akhirnya memiliki Laboratorium Biomolekular yang digunakan untuk uji swab atau tes Covid-19. Laboratorium...

Pemudik Libur Panjang di Karawang Diawasi dan Yang Terkena Covid Diambil Tindakan Cepat

KARAWANG -Pemkab Karawang melalui Satgas Penanganan Covid-19 akan memantau pergerakan pemudik  libur panjang yang kembali ke Kabupaten Karawang-Jawa Barat. ...

Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) PT. Polytama Propindo Diaprisiasi Menaker

INDRAMAYU  – Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) yang diinisiasi oleh PT. Polytama Propindo akhirnya diapresiasi oleh Menteri Ketenagakerjaan ...
91 Pembaca

INDRAMAYU – Beredar kabar Kasi PTK dinas pendidikan dan Dewan Pendidikan (Wandik) sudah melimpahkan kasus dugaan perselingkuhan dan kawin siri oknum guru di Kecamatan Juntnyuat kepada Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) Indramayu. DKGI membenarkan kabar tersebut.

“Proses pemeriksaan sudah selesai. Sejauh ini tidak ada bukti-bukti yang dapat memperkuat dugaan perselingkuhan dan kawin siri seperti yang di isukan” kata ketua DKGI Dr. H. Suhaeli, Jumat (26/6/2020).

Dr H Suhaeli, Ketua DKGI

Hal senada juga disampaikan K3S Kecamatan Juntinyuat, Toto Kuswianto, S.Pd. Toto mengatakan, berita perselingkuhan MSH dan MKR adalah hoax. Hanya dugaan yang tidak berdasar bukti dan tujuannya cuma ingin merusak nama baik MSH.

“Berita itu karena adik ipar YNT,ister YD, yang semula membantu dirumah MSH mengundurkan diri karena putrinya menyewa tenaga sekuriti untuk menjaga keamanan sang ibu dirumah” kata Toto.

Berita dugaan perselingkuhan dan kawin siri itu beredar dari pemberitaan media online yang diposting pada tanggal 4 Juni 2020, yang isinya perselingkuhan dan kawin siri antara MSH dengan MKR. Padahal setelah DKGI melakukan pemeriksa terhadap yang bersangkutan berikut saksi-saksi, tidak ada unsur yang bisa menguatkan tuduhan itu.

Karena adanya berita tersebut, MSH lantas meminta perlindungan DKGI. Guru mata pelajaran PAI di SDN 3 Juntinyat itu merasa nama baiknya sebagai pendidik tercemar.

Seperti diketahui, MSH dan MKR diberitakan oleh salah satu media online yang diposting tanggal 4 Juni 2020 berjudul “Oknum Guru SD Diduga Selingkuh, Terancam Dilaporkan Ke Dewan Pendidikan”.

Karena kasusnya menyangkut kehormatan guru, Kasi PTK dinas pendidikan dan Wandik melimpahkan pemeriksaan perkaranya kepada DKGI Kabupaten Indramayu. (mar)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Indramayu Kini Miliki Laboratorium Untuk Uji Swab atau Tes Covid-19

INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu akhirnya memiliki Laboratorium Biomolekular yang digunakan untuk uji swab atau tes Covid-19. Laboratorium...

Pemudik Libur Panjang di Karawang Diawasi dan Yang Terkena Covid Diambil Tindakan Cepat

KARAWANG -Pemkab Karawang melalui Satgas Penanganan Covid-19 akan memantau pergerakan pemudik  libur panjang yang kembali ke Kabupaten Karawang-Jawa Barat.  Satgas Covid-19 Kota pangkal perjuangan,...

Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) PT. Polytama Propindo Diaprisiasi Menaker

INDRAMAYU  – Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) yang diinisiasi oleh PT. Polytama Propindo akhirnya diapresiasi oleh Menteri Ketenagakerjaan  (Menaker) RI Ida Fauziyah. Bahkan...

Solusi Belajar Bahasa Inggris di Masa Pandemi alias Si Belmi, Melenggang Ke Provinsi

INDRAMAYU - Setelah melewati proses seleksi yang sangat ketat dan kompetitif, si Belmi akhirnya melenggang ke Provinsi Jawa Barat. Si Belmi ini bukanlah nama...

Ketua AKSI Tarkani Penuhi Panggilan Bawaslu Atas Dugaan Pengondisian Kades di Pilkada Indramayu

INDRAMAYU - Setelah menerima surat panggilan resmi, Ketua Asosiasi Kuwu Se-Indramayu (AKSI) Tarkani dimintai keterangannya di Bawaslu Indramayu, Rabu (21/10/2020). Hal itu terkait dengan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -