Senin, Oktober 26, 2020
  • News

Kapolsek Sliyeg AKP H. Elfian Ali, SH Pimpin Langsung Giat Monitoring (Pengecekan) Toko Sembako Dan Apotek, Antisipasi Keresahan Masyarakat Terkait Wabah Covid-19,

Must Read

Indramayu Kini Miliki Laboratorium Untuk Uji Swab atau Tes Covid-19

INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu akhirnya memiliki Laboratorium Biomolekular yang digunakan untuk uji swab atau tes Covid-19. Laboratorium...

Pemudik Libur Panjang di Karawang Diawasi dan Yang Terkena Covid Diambil Tindakan Cepat

KARAWANG -Pemkab Karawang melalui Satgas Penanganan Covid-19 akan memantau pergerakan pemudik  libur panjang yang kembali ke Kabupaten Karawang-Jawa Barat. ...

Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) PT. Polytama Propindo Diaprisiasi Menaker

INDRAMAYU  – Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) yang diinisiasi oleh PT. Polytama Propindo akhirnya diapresiasi oleh Menteri Ketenagakerjaan ...
60 Pembaca

Reporter  :  Carikin

POLRES INDRAMAYU,- Dalam rangka antisipasi keresahan masyarakat terkait wabah Virus Corona ( COVID – 19), Jajaran Kepolisian Polsek Sliyeg melaksanakan kegiatan Pengecekan Apotek, Toko Obat dan Sembako di wilayah Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Senin, (06/04/20).

Dalam giat monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sliyeg AKP H.Elfian Ali, SH didampingi jajaran personil Polsek Sliyeg.
Kapolsek Sliyeg AKP H.Elfian Ali, SH melalui Paur Subbag Humas Polres Indramayu mengatakan, ada Lima pertokoan yang telah selesai dimontoring (Cek) oleh jajaran Polsek Sliyeg. Anatara lain, Apotek BAHAGIA di Desa Sudikampiran, Apotek SUMBER WARAS di Desa Tambi, Alfamart Desa Sliyeg, Toko Sembako Desa Sliyeg, dan Toko Mandiri Putra Desa Sudikampiran.
“Adapun hasil dari pengecekannya sampai saat ini, Masker dan Hand Sanittazer tidak tersedia di Apotek dan toko obat di wilayah Kecamatan Sliyeg. menurut keterangan pemilik toko obat / Apotek bahwa harga pembelian sampai saat ini masih terlalu mahal yaitu Masker sekarang 1 Box Rp. 350.000,- s/d Rp. 500.000, dan untuk harga Hand Sanittazer harga 1 botol kecil mencapai Rp. 50.000”, jelasnya
“Sambungnya, hingga saat ini tidak di temukan antrian masyarakat dalam membeli sembako, tidak ditemukan adanya masyarakat yang melakukan aksi borong karena sebagian besar masyarakat Kecamatan Sliyeg berbelanja kebutuhan sembako sehari – hari di Pasar Jatibarang Kecamatan Jatibarang. Pungkasnya. (Red)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Indramayu Kini Miliki Laboratorium Untuk Uji Swab atau Tes Covid-19

INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu akhirnya memiliki Laboratorium Biomolekular yang digunakan untuk uji swab atau tes Covid-19. Laboratorium...

Pemudik Libur Panjang di Karawang Diawasi dan Yang Terkena Covid Diambil Tindakan Cepat

KARAWANG -Pemkab Karawang melalui Satgas Penanganan Covid-19 akan memantau pergerakan pemudik  libur panjang yang kembali ke Kabupaten Karawang-Jawa Barat.  Satgas Covid-19 Kota pangkal perjuangan,...

Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) PT. Polytama Propindo Diaprisiasi Menaker

INDRAMAYU  – Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) yang diinisiasi oleh PT. Polytama Propindo akhirnya diapresiasi oleh Menteri Ketenagakerjaan  (Menaker) RI Ida Fauziyah. Bahkan...

Solusi Belajar Bahasa Inggris di Masa Pandemi alias Si Belmi, Melenggang Ke Provinsi

INDRAMAYU - Setelah melewati proses seleksi yang sangat ketat dan kompetitif, si Belmi akhirnya melenggang ke Provinsi Jawa Barat. Si Belmi ini bukanlah nama...

Ketua AKSI Tarkani Penuhi Panggilan Bawaslu Atas Dugaan Pengondisian Kades di Pilkada Indramayu

INDRAMAYU - Setelah menerima surat panggilan resmi, Ketua Asosiasi Kuwu Se-Indramayu (AKSI) Tarkani dimintai keterangannya di Bawaslu Indramayu, Rabu (21/10/2020). Hal itu terkait dengan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -