Luka Lama Kambuh Kembali, Ketua FORMAC Akan PTUN-kan PT PIB dan PT Lainnya Terkait Bangunan Kandang Ayam

0
89 views

SUBANG –    Dianggap luka lama yang kambuh kembali, Ketua Forum Masyarakat Cikaum (FORMAC), Tito Utoyo akan  PTUN-kan PT . Ciomas Ayam Satu, PT . Malindo,  PT . Lenong, dan  PT. Pelita Insani Bersinar (PIB). Rencana untuk PTUN-kan PT PIB dan PT Lainnya itu, disampaikan kepada media massa,  Jum’at (5/3/21).

Ketua Forum Masyarakat Cikaum (FORMAC) Tito Utoyo, saat dikonfirmasi terkait perusahaan ternak Ayam RAS Pedaging  (Broiler), seperti PT . CIOMAS AYAM SATU, PT . MALINDO, PT . LENONG, dan  PT . PIB,  menjelaskan  bahwa pada putusan  sela dari   Pengadilan Negeri (PN) Subang tahun 2019 lalu, yang akan dijadikan dasar  Gugatan  ke PTUN Bandung  oleh  pihak  penggugat.

Pasalnya,  di wilayah kecamatan Cikaum saat ini masih banyak kandang ayam yang diduga tidak memiliki izin. Sementara diwilayah Kecamatan Cikaum sendiri, tidak termasuk Zona Peternakan Ayam RAS Pedaging.  Akan tetapi, Cikaum masuk kedalam Zona Peternakan Ayam RAS Briding Farm (Penetasan Telur Ayam RAS) tertanggal 9 mei 2019.

“Secara   Perdata  PT PIB  dengan PT yang lainya pernah  digugat  oleh Ketua FORMAC  ke PN Subang tahun 2019 lalu  dengan Perkara  No . 20 /Pdt – G/2019/PN – Subang, dan dinyatakan oke oleh Putusan Pengadilan Negeri ( PN ) Subang,” terang tito kepada Wartawan Online Kreator Jabar

Diduga  kuat, lanjut Tito , peternakan kandang Ayam  RAS Pedaging (Broiler) yang tersebar di wilayah kecamatan cikaum seperti di desa Kawunganten, desa Sindangsari, desa Cikaum Barat, dan desaTanjungsari Timur tidak memiliki izin resmi dari dinas terkait. “Sebagimana yang tertuang dalam Perda No , 3 tahun 2014 Tentang Rencana Pembangunan Tata Ruang Wilayah.  Salah satu bangunan kandang Ayam RAS pedaging (Broiler) di desa Cikaum Barat diduga tidak memiliki izin resmi dari dinas terkait,” tambah Tito.

Dituturkan Tito, dengan banyaknya bangunan perusahaan kandang Ayam RAS Pedaging diwilayah kecamatan Cikaum,  dikarenakan minimnya pengawasan dari pihak dinas terkait. Sehingga mereka para pengusaha dengan seenakanya sendiri mendirikan bangunan kandang ayam.

“Kami atas nama Ketua FORMAC akan melakukan langkah – langkah hukum,  agar para pengusaha peternakan kandang Ayam RAS pedaging (Broiler) tidak seenaknya  mendirikan bangunan kandang ayam. Selain ketiga perusahaan tersebut diatas,  termasuk PT . PIB  pun ikut di PTUN kan ,” tegas Tito

Sementara itu, Heru  SH , selaku Kuasa Hukum dari PT . Pelita Insani Bersinar (PIB)  saat dikonfirmasi melalui  telpon selulernya oleh awak media terkait PT . PIB akan di PTUN-kan menjelaskan bahwa  pihaknya tidak keberatan, karena dianggap sudah prosedural dan tidak melanggar  peraturan yang ada. “Kami tidak keberatan, silahkan saja Ketua Formac mau melaporkan PT . PIB  ke  PTUN  di Bandung. Karena hal itu ‘kan hak dia. Nanti kita adu kuat bukti di PTUN saja. Tentunya kami dari pihak perusahaan kandang ayam juga sudah menyiapkan bukti – bukti kuat surat kepemilikan perizinan dari  beberapa dinas terkait di kabupaten subang ,” jelas Heru. (herdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here