Senin, Oktober 26, 2020
  • News

Mobil Tanki Nyungsep Parit Akibat Sopir Ngantuk, dan Minyak Mentah Cemari Parit Pesawahan di Pecuk

Must Read

Indramayu Kini Miliki Laboratorium Untuk Uji Swab atau Tes Covid-19

INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu akhirnya memiliki Laboratorium Biomolekular yang digunakan untuk uji swab atau tes Covid-19. Laboratorium...

Pemudik Libur Panjang di Karawang Diawasi dan Yang Terkena Covid Diambil Tindakan Cepat

KARAWANG -Pemkab Karawang melalui Satgas Penanganan Covid-19 akan memantau pergerakan pemudik  libur panjang yang kembali ke Kabupaten Karawang-Jawa Barat. ...

Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) PT. Polytama Propindo Diaprisiasi Menaker

INDRAMAYU  – Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) yang diinisiasi oleh PT. Polytama Propindo akhirnya diapresiasi oleh Menteri Ketenagakerjaan ...
52 Pembaca

INDRAMAYU – Kecelakaan tunggal menimpa mobil tangki di Jalan Raya Pecuk, Kecamatan Sindang, Gresik, Sabtu (9/5/2020).

Informasi yang diterima Kreator Jabar, menyebutkan mobil tangki itu terperosok ke parit di lokasi kejadian.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Namun isi Tanki berupa Crude Oil atau minyak mentah yang dibawa dari ASB 01 yang rencananya dikirim ke Pertamina EP Mundu-Karangampel, tumpah sebagian. Sehingga ceceran minyak mentah yang tumpah itu mencemari parit disekitar TKP yang terisi aliran air sungai yang mengalir ke area pesawahan warga.

“Kejadiannya sekitar jam 5 pagi, dan mobil Tanki itu bawa minyak mentah dari ASB 01 untuk dikirim ke Pertamina EP Mundu. Mobil Tanki masuk ke parit dan minyak mentahnya tumpah dan mencemari air yang ada di parit itu,” ujar Ato (35), warga Panyindangan Kulon.

Ato menyebutkan, kecelakaan tunggal mobil Tanki itu disebabkan Sopirnya yang mengantuk.

“Katanya sih, sopirnya ngantui, jadi dia baru sadar setelah mobil masuk ke parit,” tambahnya.

Menurut warga sekitar, kecelakan mobil pengangkut menyak mentah itu bukan kali ini saja, tapi sudah sering terjadi. Selain faktor human eror akibat sopir yang ngantuk, juga kondisi mobil Tanki yang dianggap sudah tidak layak di operasionalkan. Khususnya untuk angkut Crude oil atau minyak mentah. (ynt)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Indramayu Kini Miliki Laboratorium Untuk Uji Swab atau Tes Covid-19

INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu akhirnya memiliki Laboratorium Biomolekular yang digunakan untuk uji swab atau tes Covid-19. Laboratorium...

Pemudik Libur Panjang di Karawang Diawasi dan Yang Terkena Covid Diambil Tindakan Cepat

KARAWANG -Pemkab Karawang melalui Satgas Penanganan Covid-19 akan memantau pergerakan pemudik  libur panjang yang kembali ke Kabupaten Karawang-Jawa Barat.  Satgas Covid-19 Kota pangkal perjuangan,...

Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) PT. Polytama Propindo Diaprisiasi Menaker

INDRAMAYU  – Program Manajemen Pencegahan Covid-19 (Mang Covid) yang diinisiasi oleh PT. Polytama Propindo akhirnya diapresiasi oleh Menteri Ketenagakerjaan  (Menaker) RI Ida Fauziyah. Bahkan...

Solusi Belajar Bahasa Inggris di Masa Pandemi alias Si Belmi, Melenggang Ke Provinsi

INDRAMAYU - Setelah melewati proses seleksi yang sangat ketat dan kompetitif, si Belmi akhirnya melenggang ke Provinsi Jawa Barat. Si Belmi ini bukanlah nama...

Ketua AKSI Tarkani Penuhi Panggilan Bawaslu Atas Dugaan Pengondisian Kades di Pilkada Indramayu

INDRAMAYU - Setelah menerima surat panggilan resmi, Ketua Asosiasi Kuwu Se-Indramayu (AKSI) Tarkani dimintai keterangannya di Bawaslu Indramayu, Rabu (21/10/2020). Hal itu terkait dengan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -