Kamis, Oktober 29, 2020
  • News

Plt Bupati Taufik Sebut 23.680 KK Segera Terima Bantuan Dampak Pandemi Corona

Must Read

Langkah Strategis Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Lawan COVID-19

LihatJAKARTA - Ini langkah strategis yang dilakukan Para pakar dari berbagai latar belakang profesi dengan menggalakan Gerakan Solidaritas Sejuta...

Sikapi Libur Panjang dan Cegah Penyebaran Covid, Gubernur Jabar Surati Bupati dan Walikota

BANDUNG — Dalam menyikapi libur panjang saat ini, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor:...

Digelar Pelatihan Pengendalian Covid-19 di Perusahaan

KARAWANG - Pelatihan Satgas di lingkungan perusahaan dibawah Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Karawang adalah tindak lanjut dari deklarasi pencegahan dan...
160 Pembaca

INDRAMAYU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu segera menyalurkan bantuan tunai dan non tunai bagi Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) yang terkena dampak pendemi Covid-19 di Kabupaten Indramayu.

Kesiapan tersebut terungkap ketika berlangsung Rakor Evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19 yang berlangsung di Ruang Sekda Indramayu, Senin (06/04/2020) lalu.

Seperti yang dirilis Diskominfo Indramayu, pada kesempatan itu, Plt. Bupati Indramayu yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Taufik Hidayat menjelaskan, bantuan tunai dan non tunai ini merupakan program yang sudah direncanakan oleh Gubernur Jawa Barat yang akan didistribusikan untuk 27 kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat.

Bantuan tersebut harus diberikan kepada warga yang diluar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang di keluarkan oleh Kementerian Sosial RI.

“Penerima bantuan tunai dan non tunai dari Gubernur Jawa Barat ini bukanlah penerima PKH ataupun BPNT. Ini daftar penerima baru di luar program itu,” tegas Taufik.

Taufik menambahkan, yang berhak menerima bantuan tersebut yakni orang yang berpenghasilan harian dengan 6 kriteria yakni pekerja di bidang perdagangan dan jasa dengan skala usaha mikro dan kecil ; pekerja di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan budidaya dan tangkap dengan skala usaha mikro dan kecil ; pekerja di bidang pariwisata skala mikro dan kecil ; pekerja di bidang transportasi skala usaha mikro dan kecil ; pekerja di bidang industri skala usaha mikro dan kecil ; dan penduduk yang bekerja sebagai pemulung.

Selanjutnya, bantuan yang akan diberikan tersebut bernilai 500 ribu per KRTS dengan rincian 350 ribu untuk sembako dan 150 ribu tunai dan akan diberikan selama 4 bulan.

Untuk bantuan sembako dengan besaran 350 ribu akan berisi beras 10 kg (128.000), makanan kaleng 2 kg (43.000), gula 1 kg (12.500), minyak 2 liter (22.000), terigu 1 kg (8.650), vitamin C 1 paket (97.450), dan mie instan 16 buah (38.400).

Taufik meyakini, dampak sosial dari penyebaran Covid-19 sangat luas. Untuk itu, selain bantuan dari pemerintah pusat, dan provinsi. Pemkab Indramayu segera melakukan langkah serupa dengan ‘Gerakan Kepedulian Dampak Sosial Covid-19’ dengan pemberian paket sembako yang saat ini tengah dihimpun melalui Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Indramayu.

Sementaraitu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Marsono mengatakan, Kabupaten Indramayu mendapatkan alokasi penerima bantuan sebanyak 23.680 kepala keluarga. Jumlah tersebut didapatkan setelah melakukan verivikasi dari 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Indramayu. (rls)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Langkah Strategis Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Lawan COVID-19

LihatJAKARTA - Ini langkah strategis yang dilakukan Para pakar dari berbagai latar belakang profesi dengan menggalakan Gerakan Solidaritas Sejuta...

Sikapi Libur Panjang dan Cegah Penyebaran Covid, Gubernur Jabar Surati Bupati dan Walikota

BANDUNG — Dalam menyikapi libur panjang saat ini, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 850/172/Hukham kepada bupati/wali kota se-Jabar...

Digelar Pelatihan Pengendalian Covid-19 di Perusahaan

KARAWANG - Pelatihan Satgas di lingkungan perusahaan dibawah Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Karawang adalah tindak lanjut dari deklarasi pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang diikuti 52 perusahaan belum...

Terjadi Klaster Baru Terkonfirmasi Virus Corona di Karawang

KARAWANG - Juru bicara tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana mengatakan adanya kasus terkonfirmasi virus corona dari klaster perayaan...

Warga Waspada, Indramayu Terjadi Penambahan 12 Kasus Positif Covid-19

INDRAMAYU –  Masyarakat  Kabupaten Indramayu,  pada rabu kemarin (28/10/2020), semakin meningkatkan kewaspadaan, dengan  penyebaran Virus Covid-19. Pasalnya di wilayah kota mangga  kembali mengalami lonjakan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -