Tanggapi Ketua KPK, Waketum PRIMA : Jangan Persempit Soal Korupsi Hanya Pada Jumlah Pelaku Korup

0
48 views

JAKARTA – Problem korupsi bukan pada sedikit atau banyaknya jumlah orang yang korup. Tapi pada efek korupsi yang sistemik. Demokrasi kita jadi bancakan karena praktek jual beli suara. Suap pejabat negara silih berganti, membuat lembaga politik kita rusak

Demikian disampaikan Alif Kamal, Wakil Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) dalam siaran pers-nya, Rabu (14/4/2021). Jadi bukan di negara ini masih segelintir orang yang korup n jutaan orang masih baik.

“Bayangkan jika 1 orang sperti Sjamsul Nursalim yang diduga ngemplang duit negara 4,5 triliun. Itu duit banyak untuk bisa bangun ratusan sekolah dan puskesmas” ujarnya.

Yang ngurusin korupsi di negara ini ada 3 lembaga, yakni KPK, Kepolisian dan Kejaksaan. Tapi hampir tiap hri praktek korupsi terus ada. Problemnya apa? . Karena pemberantasan korupsi tidak ditujukan untuk menjaga dan memajukan kepentingan nasional.

“Yang ada pemberantasan korupsi hanya sperti alat kepentingan politik,” tegas Alif. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here