banner 728x250

Presiden IPC Sampaikan Pesan Resmi Peringatan Satu Tahun 100 CTFP, Tegaskan Komitmen Mewujudkan Dunia yang Inklusif Melalui Parasport

Jakarta – Gerakan kemanusiaan global 100 Celebrities Talk for Para Athletes (100 CTFP) genap berusia satu tahun pada 11 Juli 2026. Momentum tersebut ditandai dengan penyampaian pesan resmi dari Presiden International Paralympic Committee (IPC), Andrew Parsons, yang memberikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap inisiatif tersebut.

Kreator 100 CTFP sekaligus Founder Maria Monique Last Wish Foundation, Natalia Tjahja, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang terus diberikan oleh International Paralympic Committee (IPC) sejak gerakan tersebut diluncurkan.

Menurut Natalia, 100 Celebrities Talk for Para Athletes (100 CTFP) merupakan gerakan kemanusiaan berskala global yang menghadirkan pesan-pesan inspiratif dari para pemimpin dunia, selebritas, atlet, hingga tokoh masyarakat kepada atlet-atlet para di berbagai negara melalui kartu inspirasi (Inspirational Red Cards).

“Puji Tuhan selalu. Merupakan suatu kehormatan besar bagi 100 CTFP menerima ucapan selamat ulang tahun pertama sekaligus dukungan luar biasa dari Bapak Andrew Parsons, Presiden International Paralympic Committee (IPC),” ujar Natalia.

Di bawah kepemimpinan Andrew Parsons, Gerakan Paralimpik dunia terus mengalami perkembangan signifikan melalui penyelenggaraan berbagai ajang internasional, mulai dari PyeongChang 2018 Winter Paralympics, Tokyo 2020 Paralympic Games, Beijing 2022 Winter Paralympics, Paris 2024 Paralympic Games, hingga Milan Cortina Winter Paralympic Games.

Pada kepemimpinannya, ajang Milan Cortina tercatat menjangkau sekitar 650 juta penonton daring di seluruh dunia. Parsons juga telah tiga kali terpilih sebagai Presiden IPC dengan membawa visi besar mengenai inklusi, kesetaraan, dan keunggulan melalui olahraga.

Dalam pesan resminya untuk peringatan satu tahun 100 CTFP, Andrew Parsons menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan kembali misi utama Gerakan Paralimpik.

“Selamat kepada tim Celebrity Talk for Paralympics Campaign dan Maria Monique Last Wish Foundation atas ulang tahun pertama dari inisiatif yang menginspirasi ini.”

Parsons menegaskan bahwa visi IPC adalah menciptakan dunia yang lebih inklusif melalui olahraga penyandang disabilitas (parasport).

Ia juga kembali mengangkat pesan yang menjadi bagian dari kampanye 100 CTFP:

“There is strength in difference, that diversity is a fact, inclusion is a choice, and that the Paralympic Games are the most transformational event on Earth.”

Menurut Parsons, melalui parasport, berbagai stigma dapat dipatahkan, hambatan dapat dihilangkan, serta kesempatan dapat dibuka bagi sekitar 1,3 miliar penyandang disabilitas di seluruh dunia untuk mengembangkan potensi terbaik mereka.

Ia mengajak seluruh masyarakat dunia untuk terus merayakan prestasi, mempromosikan inklusi, serta membangun dunia yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap individu.

Menanggapi pesan tersebut, Natalia Tjahja menyampaikan apresiasi mendalam kepada Andrew Parsons dan seluruh keluarga besar IPC atas dukungan yang konsisten diberikan sejak awal kelahiran 100 CTFP.

Natalia mengungkapkan bahwa gerakan 100 CTFP pertama kali diluncurkan pada 11 Juli 2025 di Ital Auto Singapore dengan tiga pesan inspiratif dari Andrew Parsons sebagai fondasi awal gerakan tersebut. Bahkan, salah satu pesan kampanye 100 CTFP juga dikutip oleh Parsons dalam pidatonya pada ajang Paralimpiade Milano Cortina, yang menurut Natalia menjadi kehormatan tersendiri bagi seluruh tim.

“Tuhan mengatur agar 100 CTFP diluncurkan dengan tiga pesan dari Bapak Andrew Parsons. Terima kasih, Bapak Andrew Parsons. Terima kasih, International Paralympic Committee.

Sebagai ungkapan rasa syukur saya yang terdalam, saya akan selalu mendoakan Bapak dan seluruh keluarga besar IPC,” tutur Natalia.

Dalam pidato khusus yang ditujukan kepada Presiden IPC, Natalia juga menyampaikan bahwa Maria Monique Last Wish Foundation saat ini menaungi 20 program amal berskala global, dengan 100 CTFP menjadi salah satu program utamanya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh karya dan aktivitas kemanusiaan yang dijalankannya didedikasikan untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak, penyandang disabilitas, para penderita penyakit, serta mereka yang sedang menjalani masa-masa terakhir kehidupan, tanpa tujuan komersial.

Natalia juga mengungkapkan tengah mempersiapkan sebuah hadiah istimewa yang akan dipersembahkan kepada para atlet difabel di seluruh dunia dan berharap dapat menyerahkannya secara langsung kepada Andrew Parsons selaku Presiden IPC ketika seluruh persiapannya telah rampung.

Sejak diluncurkan satu tahun lalu, 100 Celebrities Talk for Para Athletes (100 CTFP) terus menghimpun suara-suara inspiratif dari berbagai tokoh dunia sebagai bentuk dukungan moral kepada para atlet difabel, sekaligus mengampanyekan nilai-nilai kemanusiaan, martabat, harapan, keberagaman, dan inklusi, dengan keyakinan bahwa setiap orang berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk mencapai potensi terbaik dalam kehidupannya. (mak/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *