banner 728x250

Enam Jurnalis Indonesia Liput Festival Lampion Taiwan 2026, Pengalaman Budaya Spektakuler di Chiayi

TAIWAN – Enam jurnalis  dari berbagai media di Indonesia mendapat kesempatan untuk hadir dan meliput secara langsung  Festival Lentera Taiwan atau Taiwan Lantern Festival 2026. Agenda tahunan yang cukup spektakuler ini diselenggarakan di Chiayi pada 3-15 Maret 2026.

Festival Lentera terbesar di Taiwan ini,  digelar di National Palace Museum bagian Selatan, Taizi Boulevard dan area terbuka luas di depan gedung pemerintahan kabupaten Chiayi atau alun-alun Chiayi. Ribuan warga maupun turis dari berbagai negara, tampak memadati area Festival dan terpesona dengan keindahan dan gemerlap cahaya.

Taiwan Lantern Festival 2026 di kota Chiayi – Taiwan

Usai meliput Festival Lentera Taiwan dan keliling objek wisata di sejumlah kota di Taiwan, keenam jurnalis / wartawan Indonesia itu,  jumat sore (6/3/2026), sudah kembali dengan selamat menggunakan pesawat Eva Air dari Taipei menuju Jakarta.

“Kami sudah kembali dari Taiwan, setelah meliput secara langsung Festival Lampion Taiwan 2026. Kami datang ke Taiwan, setelah menerima undangan resmi dari Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Indonesia,” ujar Makali Kumar, Pemred media Kreator Jabar, saat tiba di bandara Internasional Soekarno-hatta.

KOMPAK. Para jurnalis dari Indonesia berpose bersama saat perjalanan pulang dari Bandara di Kota Taipei menuju Jakarta, jumat (6/3)

Makali menjelaskan, undangan kepada enam perwakilan media tersebut, salah satunya disampaikan melalui surat resmi Media & Culture Division TETO tertanggal 13 Januari 2026, yang ditujukan kepada Pemimpin Redaksi Kreator Jabar, Makali Kumar. Dalam surat tersebut, TETO mengundang satu perwakilan wartawan dari media Kreator Jabar untuk meliput festival budaya internasional tersebut yang berlangsung pada 1–6 Maret 2026 di Taiwan.

Program liputan ini merupakan bagian dari upaya Biro Pariwisata Kementerian Perhubungan Taiwan dalam meningkatkan promosi pariwisata Taiwan di tingkat internasional. Seluruh kebutuhan perjalanan para jurnalis, mulai dari tiket pesawat, akomodasi hotel, hingga konsumsi, ditanggung oleh pihak penyelenggara.

Berangkat Bersama Enam Wartawan Indonesia

Menindaklanjuti undangan tersebut, Makali Kumar akhirnya bergabung bersama lima wartawan Indonesia lainnya untuk mengikuti program “Taiwan Tour – Indonesia Media Taiwan Lantern Trip 2026.”

Keenam jurnalis tersebut berangkat dari Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Jakarta, pada Minggu, 1 Maret 2026 pukul 14.35 WIB menggunakan pesawat EVA Airways (BR238) menuju Bandara Internasional Taoyuan, Taipei dan tiba sekitar 20.55 waktu setempat.

Adapun enam wartawan yang mengikuti program liputan tersebut adalah:

1. Makali Kumar – Surat kabar dan media online kreatorjabar.com

2. Agustina Melani – Liputan6.com

3. Fransisca Nababan – Kompas

4. Fadhil Zikri – @indonesiaupdate.24 / mediaindonesiaupdate.com

5. Paulina Pasaribu – sudutpandang.id

6. Arkhelaus Wisnu Triyogo – Tempo

Selama berada di Taiwan, para jurnalis didampingi pemandu wisata berbahasa Indonesia, Mr. Acin, yang membantu kegiatan peliputan serta perjalanan ke sejumlah destinasi wisata dan budaya.
Pemandu wisata yang akrab disapa Ko Acin ini, ternyata asli dari Indonesia, tepatnya dari Palembang. Dia sudah sekitar 26 tahun di Taiwan dan memiliki istri dan anak.

Agenda Liputan dan Wisata Budaya

Dalam program tersebut, para jurnalis mengunjungi sejumlah kota dan destinasi wisata utama di Taiwan, antara lain Taoyuan, Taichung, Chiayi, Alishan, hingga Taipei.

Beberapa agenda penting yang dijalani selama kegiatan antara lain:

– Mengunjungi Taichung Aquarium
– Menyaksikan persiapan Chiayi Lantern Festival
– Menjelajahi kawasan wisata alam Alishan Scenic Area
– Mengikuti Tea Ceremony dan menikmati kopi khas pegunungan Taiwan
– Mengunjungi Hinoki Village dan Wenhua Street Night Market
– Menghadiri Taipei Lantern Festival
– Mengunjungi Chiang Kai-Shek Memorial Hall

Rangkaian agenda ini tidak hanya memberikan pengalaman budaya, tetapi juga memperkenalkan kekayaan pariwisata Taiwan kepada media internasional.

Festival Lampion Taiwan ke-37

Festival Lampion Taiwan tahun 2026 menandai penyelenggaraan ke-37 sejak pertama kali digelar. Selama lebih dari tiga dekade, festival ini berkembang menjadi salah satu festival budaya terbesar di Asia yang berhasil menarik perhatian wisatawan internasional.

Presiden Taiwan Lai Ching-te turut menghadiri pembukaan festival yang berlangsung di Chiayi, pada Selasa, 3 Maret 2026.

Dalam sambutannya di hadapan ribuan pengunjung domestik maupun wisatawan mancanegara, Presiden Lai menyampaikan bahwa festival tahun ini menghadirkan sejumlah inovasi baru. Salah satunya adalah undangan kepada tim seniman internasional untuk merancang lampion dan memamerkan karya mereka di Taiwan.

Selain itu, festival juga menghadirkan kembali paviliun “TECH WORLD”, yang sebelumnya menjadi salah satu daya tarik dalam World Expo Osaka.

Pengalaman Jurnalis Indonesia

Direktur sekaligus Pemimpin Redaksi media cetak dan online Kreator Jabar, Makali Kumar, SH, mengaku sangat terkesan dapat menghadiri langsung festival budaya tersebut.

Menurutnya, penyelenggaraan Festival Lampion Taiwan 2026 benar-benar melampaui ekspektasi. “Sebagai jurnalis dari Indonesia, saya merasa sangat terkesan dapat menghadiri Festival Lampion Taiwan 2026 di Chiayi. Ini merupakan pengalaman pertama saya menyaksikan secara langsung festival budaya berskala internasional tersebut,” ujarnya.

Ia menilai festival tersebut menampilkan perpaduan seni, teknologi, dan tradisi budaya Taiwan yang sangat kuat. Ribuan lampion yang dipamerkan tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga sebagai karya seni visual yang memukau.

Salah satu momen yang paling berkesan adalah pertunjukan kembang api selama sekitar 10 menit yang menjadi penutup acara malam hari.

“Pertunjukan kembang api tersebut sangat spektakuler. Cahaya yang menerangi langit malam Chiayi disambut antusias oleh ribuan pengunjung. Suasana itu menciptakan pengalaman yang sangat indah sekaligus membangun rasa kebersamaan,” katanya.

Surga Kuliner di Area Festival

Selain pertunjukan lampion, festival ini juga menghadirkan lebih dari 500 gerai kuliner yang menawarkan berbagai makanan khas Taiwan maupun hidangan internasional.

Menurut Makali Kumar, banyaknya pilihan makanan membuat pengunjung seperti berada di pasar malam raksasa yang penuh warna, aroma kuliner, dan interaksi budaya.

“Suasana festival terasa sangat hidup dan meriah. Pengunjung dapat menikmati berbagai kuliner sekaligus menyaksikan keindahan lampion dan pertunjukan budaya,” ujarnya.

Perpaduan Budaya, Pariwisata, dan Teknologi

Sebagai pengamat dan praktisi media siber, Makali Kumar menilai Festival Lampion Taiwan menjadi contoh sukses bagaimana budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, dan teknologi dapat dipadukan dalam satu perhelatan internasional.

MERIAH. Presiden Taiwan, Lai Ching-te hadiri pembukaan Festival Lampion Taiwan 2026. //foto:ist//

Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki dampak besar bagi promosi pariwisata dan ekonomi lokal.

“Festival Lampion Taiwan 2026 merupakan acara budaya yang sangat layak untuk dikunjungi. Selain menawarkan keindahan visual, festival ini juga memberikan pengalaman budaya yang hangat, kaya, dan berkesan bagi setiap pengunjung,” pungkasnya. (ynt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *