Menu

Mode Gelap
Tingkatkan Sinergitas, Direksi PT KPI & Pjs. GM RU VI Bertemu Kapolda Jabar dan Salurkan bantuan Golf Cart Sedulur Lurah Se-Kecamatan Anjatan (SULTAN) Peringati Ultah 1 Tahun Pertamina RU VI Lanjutkan Kerja Sama Pengamanan Obvitnas dengan Ditpamobvit Polda Jabar UPTD SDN 2 Cipancuh Gelar Pawidya 74 Siswa Kelas VI Tapel 2022 – 2023 SDN 1 Bugistua Lepas 63 Siswa Kelas VI, dan 100 Persen Melanjutkan ke Jenjang SMP

breaking news · 7 Jun 2024 00:34 WIB ·

Empat Pengemplang Kredit BPR Indramayu Jabar Ditahan di Lapas


 Empat Pengemplang Kredit BPR Indramayu Jabar Ditahan di Lapas Perbesar

INDRAMAYU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, secara resmi menahan empat orang yang diduga telah melakukan tindakan pidana perbankan pada BPR Indramayu Jabar, Kamis, 6 Juni 2024.

Keempat tersangka tersebut adalah AS, W, AS dan DHR masing-masing warga Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sebagai bagian barang bukti yang dilimpahkan tim penyidik Otorita Jasa Keuangan (OJK) kepada Kejaksaan Negeri Indramayu.

Kepala Seksi Intelejen Kejari Indramayu, Arie Prasetyo, membenarkan pelimpahan berkas perkara dugaan tindak pidana perbankan dari OJK yang dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Indramayu untuk dilakukan tindakan hukum lanjutan.

Menurutnya, keempat tersangka tersebut diduga telah melakukan tindak pidana perbankan karen melanggar Pasal 49 ayat (1) huruf a dan huruf b Undang-Undang Republik Indonesia  Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992  tentang Perbankan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dan atau Pasal 64 KUHPidana.

” Untuk sementara keempat tersangka dititipkan di Lapas Indramayu,” tuturnya.

Seorang pengacara yang mendampingi salah satu tersangka, Khalimi, membenarkan pula adanya proses pelimpahan berkas perkara yang bermula dari temuan OJK tersebut.

” Benar ada aktivitas pelimpahan tanggung jawab  tersangka berikut penyerahan barang bukti”   kata Khalimi.

Kliennya  disangka melakukan tindak pidana perbankan berupa pencatatan palsu atas tabungan nasabah penyimpan pada pos antar bank Aktiva antara April 2020 sampai Juli 2022.

“Sebagai penasihat hukum, harus berikhtiar membela kepentingan tersangka. Nanti kita buktikan di pengadilan,” tandasnya. (dar/rls)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

Baca Lainnya

Dihadapan Mahasiswa, Kilang Balongan Paparkan Kontribusi dalam Dunia Pendidikan

14 Juni 2024 - 11:42 WIB

Bahas aspek HSSE dan Regenerasi Pekerja, Direktur SDM KPI RU VI Balongan Sapa Frontline Kilang Balongan

14 Juni 2024 - 11:38 WIB

Peringati Hari Pemadam Kebakaran Internasional, Kilang Balongan akan Edukasi Warga Hingga Mahasiswa

14 Juni 2024 - 11:32 WIB

Kuwu Desa Sukagumiwang, Wasma, Diperiksa Polisi atas Dugaan Ancaman Pembunuhan Terhadap Wartawan

11 Juni 2024 - 15:01 WIB

Wacana Duet Daniel- Tobroni di Pilkada Indramayu 2024 Mulai Mencuat dan Dianggap Ideal Sesama Tokoh Muda Asli Indramayu

9 Juni 2024 - 11:04 WIB

Komisaris Bangga dengan Kilang Balongan, Tegaskan Tujuan Pencapaian Profit Harus Utamakan Aspek Safety

9 Juni 2024 - 10:27 WIB

Trending di breaking news