INDRAMAYU – Jebolnya tanggul Sungai Cimanuk di Blok Rengas Payung Desa Kertasmaya, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mendapat perhatian serius dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung.
Dibawah komando langsung Plt DPUPR Indramayu, Maulana Malik S.E., alat berat excavator (Beco) diturunkan langsung ke lokasi titik jebolnya tanggul di Blok Rengas Payung guna menutup tanggul darurat yang sempat membuat banjir warga setempat.

Camat Kertasmaya, Andri. M. Soleh, AP., M. Si mengatakan, hingga pukul 20.51 WIB, alat berat bantuan dari DPUPR masih terus bekerja menutup semua tanggul sungai Cimanuk yang jebol akibat arus deras aliran sungai Cimanuk.
“Syukur Alhamdulillah, permintaan kami dari Muspika Kertasmaya ke DPUPR Indramayu langsung direspon mendatangkan alat berat excavator untuk menanggulangi tanggul darurat yang jebol di blok Rengas Payung. Kami masih terus memantau di sini untuk membuat tanggul darurat,”kata Camat Kertasmaya, Andri. M. Soleh, AP., M. Si, Sabtu malam (241) di lokasi Blok Rengas Payung.
Dirinya juga menghimbau kepada semua masyarakat yang berada di sepanjang jalur tanggul Cimanuk Wilayah Kertasmaya untuk bersabar, karena semua titik tanggul yang kritis akan dilakukan penutupan sementara dengan cara dibuat tanggul darurat, sekaligus menutup tanggul yang berpotensi jebol akibat arus deras aliran air dari hulu.

“Secara bertahap, semua tanggul di sepanjang jalur sungai Cimanuk akan dilakukan perbaikan (dibuat) tanggul darurat untuk mengatasi luapan air, dan diharapkan masyarakat sekitar terbebas dari ancaman banjir,. Masyarakat juga diminta waspada menghadapi cuaca hujan sekarang yang intensitasnya tinggi yang berpotensi menyebabkan banjir,”jelas Camat Andri.
Jurnalis Chepy Key yang memantau langsung di lokasi kejadian melaporkan, sejak pagi hari puluhan rumah di Blok Rengas Payung mendadak kebanjiran’ akibat jebolnya tanggul Cimanuk.
“Air sudah masuk di perumahan warga akibat jebolnya tanggul di Blok Rengas Payung. Air terus meninggi hingga mencapai 50 meter lebih. Masyarakat butuh bantuan cepat untuk menutup tanggul yang jebol,,”ungkap Cheppy dalam video yang beredar di medsos miliknya, Sabtu pagi (24/1).
Tak lama setelah dilaporkan Cheppy, datang bantuan dari sejumlah pihak, termasuk Kiki Arindi, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PKB yang turun langsung ke lapangan mengecek kebanjiran dan memberikan bantuan untuk masyarakat setempat.
Kiki Arindi menegaskan, saat sekarang yang dibutuhkan masyarakat adalah makanan dan logistik lainnya. Selain itu perlu adanya tenda darurat untuk tempat tidur masyarakat terdampak, terutama yang rumahnya di pinggir sungai Cimanuk.
“Saya berharap agar BPBD Indramayu segera membuka dapur darurat dan tenda pengungsian,”jelas Kiki, di lokasi banjir Desa Kertasemaya.
Meluapnya air Sungai Cimanuk juga membuat sebagian wilayah Kecamatan Lohbener yang berada di jalur sungai Cimanuk dan Jatibarang kebanjiran, diantaranya di Desa Rambatan Kulon Kecamatan Lohbener dan Desa Plumbon Blok Pulo, akibat tanggul jebol. (Abdul Gani)














