banner 728x250

Din Syamsuddin: PBB Harus Tindak Tegas Dugaan Agresi Israel–AS, Indonesia Diminta Tegakkan Politik Bebas Aktif

Jakarta – Cendekiawan Muslim dan Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta, M. Din Syamsuddin, menyampaikan sikapnya terkait meningkatnya ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Ia menilai dugaan serangan militer terhadap Iran merupakan bentuk intervensi yang berpotensi melanggar kedaulatan suatu negara serta mengganggu stabilitas kawasan.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima media, Din menyebut tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan berpotensi melanggar hukum internasional. Ia juga menilai eskalasi konflik antara Israel–Amerika Serikat dan Iran berisiko meluas menjadi konflik regional bahkan global apabila tidak segera dikendalikan melalui mekanisme diplomasi internasional.

“Konflik ini sangat berbahaya dan bisa memicu instabilitas yang lebih luas, termasuk di kawasan Timur Tengah dan dunia Islam,” ujar Din.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan mantan Ketua Umum MUI Pusat itu juga mendorong negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk menunjukkan solidaritas terhadap negara anggota yang terdampak, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kedaulatan.

Menurutnya, Pemerintah Indonesia perlu konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif sebagaimana diamanatkan konstitusi. Ia menegaskan Indonesia tidak seharusnya condong kepada kepentingan kekuatan besar tertentu, melainkan berperan aktif dalam mendorong perdamaian dunia.

Din juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil langkah tegas guna mencegah eskalasi konflik dan memastikan penegakan hukum internasional. Ia menilai peran PBB penting dalam menjaga stabilitas global dan mencegah terjadinya perang yang lebih luas.
Terkait isu Palestina, Din berpendapat bahwa eskalasi terhadap Iran dapat berdampak pada dinamika dukungan terhadap perjuangan Palestina.

Ia menyoroti perlunya komitmen nyata komunitas internasional dalam mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan tersebut.

Sebagai informasi, M. Din Syamsuddin pernah menjabat sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005–2010 dan 2010–2015, serta Ketua Umum MUI Pusat periode 2014–2015. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP). (mak/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *