banner 728x250

Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke dari Joint Commission International

JAKARTA – Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia. Data menunjukkan bahwa setiap tahunnya, ratusan ribu kasus stroke terjadi, dengan banyak di antaranya berujung pada kecacatan permanen akibat keterlambatan penanganan. Dalam kondisi stroke, setiap menit sangat menentukan, karena sel otak dapat rusak secara cepat ketika aliran darah terganggu.

Menjawab kebutuhan akan penanganan stroke yang cepat dan tepat, Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) meraih pencapaian penting dengan menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi Clinical Care Program untuk Acute Ischemic Stroke dari Joint Commission International (JCI), sekaligus mempertahankan akreditasi JCI selama 7 tahun berturut-turut. Pengakuan ini diterima pada 11 Maret 2026.

Sertifikasi Clinical Care Program Certification (CCPC) merupakan pengakuan internasional bagi rumah sakit yang memiliki sistem penanganan stroke terintegrasi, mulai dari respon kegawatdaruratan, diagnosis cepat, intervensi medis, hingga rehabilitasi pasien. Standar ini tidak hanya menilai fasilitas, tetapi juga konsistensi tim medis dalam menjalankan protokol berbasis bukti (evidence-based) untuk menghasilkan outcome yang optimal.

Keikutsertaan SHLV dalam proses sertifikasi ini dilandasi oleh komitmen untuk memastikan bahwa pasien stroke di Indonesia dapat memperoleh layanan dengan standar global tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri. Melalui kesiapan sistem stroke yang terstruktur, SHLV mampu memenuhi kriteria ketat JCI, termasuk kecepatan respon, koordinasi multidisiplin, serta pemantauan hasil klinis secara berkelanjutan.

Hospital Director Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Erick Prawira Suhardhi, MARS, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan kesiapan rumah sakit dalam menangani stroke secara komprehensif dan konsisten.

“Dalam penanganan stroke, kecepatan dan ketepatan sangat krusial. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa sistem kami mampu memberikan respon yang cepat, terkoordinasi, dan sesuai standar internasional, sehingga dapat meningkatkan peluang pemulihan pasien secara signifikan,” ujar dr. Erick.

Penanganan stroke iskemik akut membutuhkan tindakan segera untuk membuka kembali aliran darah ke otak. Tanpa penanganan yang cepat, kerusakan sel otak dapat terjadi dalam hitungan menit dan berdampak pada fungsi tubuh secara permanen. Oleh karena itu, pemilihan rumah sakit dengan kesiapan sistem stroke yang teruji menjadi faktor yang sangat menentukan.

Sebagai pusat layanan neuroscience unggulan, SHLV didukung oleh kolaborasi tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis saraf, bedah saraf, radiologi, ICU, hingga rehabilitasi medik. Dukungan teknologi medis terkini serta protokol klinis yang terstandarisasi memungkinkan penanganan stroke dilakukan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan.

“Kolaborasi tim dan kesiapan teknologi menjadi kunci utama. Kami memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang optimal sejak fase akut hingga pemulihan,” tambah dr. Erick.

Dengan pencapaian ini, Siloam Hospitals Lippo Village semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu rujukan utama dalam penanganan stroke di Indonesia, sekaligus menghadirkan layanan kesehatan berkualitas internasional yang dapat diakses oleh masyarakat luas. (mak/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *