BALONGAN – Mengawali Tahun 2026, Kilang Pertamina Balongan menggelar Town Hall Meeting pemaparan kinerja perusahaan periode Tahun 2025. Kegiatan yang dihadiri ratusan pekerja Kilang Balongan ini, berlangsung di Gedung Pertemuan Patra Ayu, Perumahan Pertamina Bumi Patra, Indramayu, Selasa (03/02/2026).
General Manager Kilang Pertamina Balongan, Yulianto Triwibowo, pada pemaparannya menyampaikan, dari sisi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) Kilang Balongan menunjukkan tren positif dengan capaian jam kerja aman kumulatif dari periode November 2020 hingga 2025 mencapai lebih dari 151 Juta jam kerja aman, dan Nihil NOA (Number of Accident).
Pada Townhall Meeting dengan tema “2025 We Survive, 2026 We Thrive ini”, GM Kilang Balongan juga menyampaikan sederet keberhasilan proyek pemeliharaan peralatan kilang, di antaranya penyelesaian pemeliharaan Unit NPU, COC ARHDM Modul 12 dan 13, sukses melakukan perbaikan STG, dan sejumlah proyek pemeliharaan lainnya.
“Pencapaian Key Performance Indicator (KPI) 2025 di Direktorat Operasi, Kilang Pertamina Balongan juga mencapai Raihan KPI tertinggi di antara Kilang lainnya yakni mencapai 114,92%,” tegas GM disambut tepuk tangan meriah pekerja Kilang Balongan.
Selain itu, kinerja positif dari sisi lainnya hingga berbagai penghargaan yang diraih Kilang Pertamina Balongan juga disampaikan GM guna membakar semangat seluruh pekerja.
“Apresiasi atas kerja keras kita semua, tetap Amanah, atur pola hidup yang sehat, dan selalu utamakan aspek safety selama bekerja,” terang Yulianto.
Selain capaian kinerja 2025, GM Kilang Balongan juga menyampaikan sejumlah program, strategi dan arah kerja perusahaan tahun 2026.
Selanjutnya, sebagai ungkapan rasa syukur atas pencapaian kinerja positif selama 2025 ini, Kilang Pertamina Balongan juga turut memberikan santunan senilai Rp9 Juta Rupiah untuk anak yatim dari Yayasan Rumah Yatim Arrohimah Abu Hurairoh.
Menyambung materi presentasi GM, Pjs. Area Manager Communication, Relations, & CSR Andromedo Cahyo Purnomo, secara terpisah menyampaikan, meskipun Kilang Pertamina Balongan adalah perusahaan energi yang bertugas menyuplai kebutuhan BBM untuk wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat dengan kapasitas pengolahan 150 Ribu Barel perhari, Kilang Balongan tetap berkomitmen memberikan perhatikan kepada warga sekitar melalui implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR.
“Saat ini, Kilang Balongan menjalankan 8 program TJSL yang memberdayakan warga sekitar untuk berkeahlian dan mandiri,” Ujar Andromedo.
Delapan program yang dimaksud di antaranya, Pemberdayaan Inklusif Teman Istimewa (Perintis), Forum Welder Indramayu (Forderin), Bina Masyarakat Peduli Keanekaraghaman Hayati (Bima Sakti), Seni Terpadu Tenun Indramayu (Seruni), Sinergi Untuk Lingkungan melalui Kopi Lokal (Suling Koplo), Wilayah Masyarakat pengelola Daur Ulang Sampah (Wiralodra), Pengembangan Taman kehati dan Mangoes Centre, dan Pemuda Tangguh Bencana (PETA). (Abdul Gani)














