INDRAMAYU – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Indramayu. Qory Ahnaf Dzakir Khafadika, siswa kelas VII G SMP Negeri 2 Sindang, berhasil meraih Juara II Lomba Kaligrafi Tingkat Provinsi Jawa Barat dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN).
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, pihak sekolah, sekaligus masyarakat Kabupaten Indramayu. Qory mampu menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya dalam seni kaligrafi Islam di tengah persaingan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Ajang lomba tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Kaplongan, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kreativitas seni Islami, serta memaknai peringatan Hari Santri Nasional melalui karya dan prestasi.
Bagi Qory, pencapaian sebagai juara kedua di tingkat provinsi merupakan hasil dari proses belajar, latihan, ketekunan, serta dukungan orang-orang di sekitarnya. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa pelajar daerah memiliki kesempatan untuk berkembang dan berkompetisi di tingkat yang lebih luas apabila memperoleh pembinaan yang tepat dan berkelberkelanjutan

Mendapat Pembinaan Guru dan Seniman Kaligrafi
Dalam mempersiapkan diri mengikuti perlombaan tersebut, Qory mendapatkan pembinaan dari Puspa, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMPN 2 Sindang. Pembinaan di lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam membantu Qory mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Selain itu, kemampuan Qory dalam bidang seni kaligrafi juga dikembangkan melalui bimbingan H. Acong dari Rumah Kaligrafi Manggis. Pendampingan tersebut membantu mengasah keterampilan dan kreativitasnya dalam menghasilkan karya kaligrafi.

Perpaduan antara pembinaan di sekolah, bimbingan dari pegiat kaligrafi, serta kemauan untuk terus berlatih menjadi bagian dari perjalanan Qory hingga berhasil meraih prestasi di tingkat Jawa Barat.
Capaian ini juga memperlihatkan pentingnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pembinaan seni dalam mendukung perkembangan potensi anak. Bakat yang dimiliki seorang pelajar dapat tumbuh lebih optimal ketika mendapat ruang untuk berlatih, pendampingan yang berkesinambungan, serta kesempatan untuk mengikuti berbagai kompetisi.
Prestasi Qory diharapkan menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya, khususnya di Kabupaten Indramayu, agar tidak ragu mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki, baik dalam bidang akademik, olahraga, seni, maupun kegiatan keagamaan.
Orang Tua Bersyukur dan Siap Terus Mendukung
Rasa syukur dan kebahagiaan juga disampaikan oleh orang tua Qory, Ika Carlika, yang akrab disapa Ayah Ika dan bekerja di Pengadilan Agama Indramayu.
Ia menyambut gembira pencapaian putranya yang berhasil membawa pulang gelar Juara II Lomba Kaligrafi Tingkat Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi kebanggaan keluarga sekaligus penyemangat bagi Qory untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya.
Dukungan keluarga, lanjutnya, akan terus diberikan agar Qory dapat mengembangkan bakatnya secara konsisten dan berkesempatan meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Bagi keluarga, keberhasilan ini bukan semata-mata tentang gelar juara, melainkan juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter anak melalui kedisiplinan, ketekunan, kesabaran, dan semangat untuk terus memperbaiki diri.
Dengan dukungan keluarga, sekolah, serta lingkungan yang positif, Qory diharapkan mampu mempertahankan semangat berlatih dan terus mengembangkan kemampuannya dalam seni kaligrafi.
Momentum Hari Santri untuk Melahirkan Generasi Berprestasi
Peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang peran santri dalam perjalanan bangsa, tetapi juga kesempatan untuk mendorong generasi muda agar terus berkarya, berprestasi, dan mengembangkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Seni kaligrafi menjadi salah satu bentuk ekspresi keagamaan yang memadukan keindahan tulisan, ketelitian, kesabaran, dan kreativitas. Melalui kegiatan seperti ini, para pelajar dapat mengenal lebih dekat seni Islam sekaligus mengembangkan kemampuan yang bermanfaat bagi masa depan mereka.

Keberhasilan Qory Ahnaf Dzakir Khafadika meraih Juara II tingkat Jawa Barat diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi pelajar lainnya untuk berani mengikuti kompetisi, memperluas pengalaman, serta mengukir prestasi sesuai dengan bidang yang diminati.
Prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi SMPN 2 Sindang dan Kabupaten Indramayu. Lebih dari sekadar penghargaan, pencapaian Qory menunjukkan bahwa semangat belajar, pembinaan yang konsisten, dan dukungan keluarga dapat menjadi modal penting dalam mengembangkan potensi generasi muda.
Dengan terus memberikan ruang bagi tumbuhnya bakat dan kreativitas pelajar, diharapkan semakin banyak generasi muda Indramayu yang mampu berprestasi, membawa nama baik daerah, serta berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (makali)














