INDRAMAYU — Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Indramayu, mengikuti kegiatan santiaji dan tour ke-3 Provinsi. Kegiatan santiaji dan tour ini dalam rangka mempererat tali silaturahmi sesama keluarga besar PWI-IKWI Kabupaten Indramayu. Kata Santiaji diambil dari bahasa Sansekerta, yang sering diartikan sebagai penyucian diri, pengendalian diri, atau arahan demi kemajuan organisasi PWI kedepan lebih baik, ucap Sekjen PWI Indramayu, Cipyadi saat membuka kegiatan santiaji di Malang, Kamis malam (8/1/2026).
Dalam pembukaannya Cipyadi memaparkan, kegiatan santiaji merupakan pencapaian inplementasi Visi dan Misi Panca Aksi Dedikasi oleh Ketua PWI Indramayu, H. Dedy S Musashi, S.S dan Ketua IKWI, Saptarini Kismawati, S.S., M.Pd, masa bhakti 2023-2026 di periode ke-2.
Santiaji PWI Indramayu merupakan agenda yang di gelar menjelang akhir masa bhakti kepengurusan PWI Kabupaten Indramayu dalam kepemimpinan H. Dedy S Musashi (2020-2023 dan 2023-2026). PWI Indramayu melahirkan badan otonom diantaranya, IKWI terbentuk di periode ke-2 awal mula hanya 7 orang pengurus IKWI dan di awal tahun 2026 bertambah menjadi 19 anggota IKWI, selain itu ada SIWO, PWI PEDULI, dan SAKA WARTA PRAMUKA.
“Santiaji PWI Kabupaten Indramayu, dalamrangka mengevaluasi pelaksanaan implementasi Visi-Misi Panca Aksi Dedikasi (Dinamis, Edukatif, Integritas, Komunikatif dan Sinergi)”, ungkap Cipyadi.
Ketua PWI Kabupaten Indramayu, H Dedy S Musashi didampingi wakil Ketua Bidang Organisasi, Abdul Gani menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua Dewan penasehat, pengurus dan anggota termasuk Sekretaris Jenderal SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Pusat Jakarta, H Makali Kumar, SH merupakan anggota PWI Indramayu yang sudah meluangkan waktunya untuk bersama sama kumpul bareng dengan keluarga besar PWI – IKWI Kabupaten Indramayu lainnya.
Disisi lain Dedy juga mengucapkan terima kasih pula kepada jajaran Dewan Penasehat, Pengurus, anggota PWI dan Ketua IKWI, pengurus beserta anggota tanpa dukungan dari semuanya, saya tidak bisa berbuat banyak. Untuk itu saya mohon maaf bila dalam kepemimpinan saya selama dua periode ada salah dan kekurangannya.
Disamping itu Dedy mengajak setelah kegiatan ini, mari kita bersama sama menyukseskan puncak Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Kabupaten Indramayu 2026, yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 Februari bertempat di Swissbell Hotel Indramayu, Pintanya.
Ditempat yang sama semua Dewan Penasehat PWI Indramayu, Taryani, mantan Ketua PWI Indramayu (wartawan senior Pos Kota), Agung Nugroho, mantan Ketua PWI Indramayu (wartawan senior PR grup), Agus Yulianto (wartawan senior Republika) dan H Udi Iswahyudi Ketua Pokja Media Polres Indramayu), mereka mendukung, mensupport serta menilai kepemimpinan Dedy S Musasi di nilai sukses meskipun banyak terpaan dari internal maupun dari eksternal, ucap Taryani. Ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua PWI Indramayu, H Dedy S Musashi, Ketua IKWI, dan jajaran pengurus PWI Indramayu lainnya yang dengan tulus dan iklas telah melayani anggotanya dan melayani keluarga besar PWI dan IKWI dalam kegiatan pelesiran ke-3 Provinsi, Jatim, Yogyakarta dan Jateng.
“Semoga kita semuanya senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, umur panjang serta dicukupkan rezeky yang barokah sekeluarga”, ungkap Taryani.
Agung Nugroho dengan ungkapan yang sama, mengucapkan terima kasih pa Ketua PWI Indramayu, H Dedy S Musashi dan teman-teman semuanya, salam sehat dan tetap semangat. Dikatakan Agung Nugroho kepemimpinan Ketua PWI Indramayu, Dedy S Musashi di nilai sukses meskipun diterjang badai bertubi-tubi. Salah satunya menjaga marwah organisasi, yakni mempertahankan nama Kantor Balai Wartawan Indramayu yang memiliki historis selama 40 tahunan, nama tersebut sempat berubah dengan sebutan nama GPI (Graha Pers Indramayu), alhamdulillah kini kembali lagi dengan nama Kantor Balai Wartawan Indramayu, pungkasnya.
Sementara, mantan Ketua PWI Kabupaten Indramayu dua periode (wartawan senior Radar Jawa Pos) kini menduduki jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Jakarta, Makali Kumar, SH mengatakan, organisasi SMSI ini lahir dari perut PWI, kini anggotanya sudah ribuan perusahaan media online yang sudah valid dan terferivikasi administrasi perizinannya. Kita harus bangga menjadi anggota PWI, karena organisasi PWI merupakan organisasi terbesar dan tertua di Indonesia, ungkapnya disaat mrnyampaikan sambutan pada acara Santiaji.
Makali menjelaskan, PWI Indramayu kepemimpinan Dedy S Musashi dinilai sukses karana mampu mengembangkan badan otonom sayap organisasi salah satunya IKWI yang anggotanya sudah cukup banyak. Selain itu PWI Indramayu telah melaksanakan giat Kick Off HPN 2026.
“Ada empat pilar demokrasi yaitu eksekutif, yudikatif, legislatif, dan pers. Pilar ke-1, Eksekutif yaitu Presiden, gubernur, walikota dan bupati beserta perangkatnya.
Pilar ke-2 Yudikatif yaitu Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY)
Pilar ke-3 yaitu Legislatif meliputi MPR RI, DPR RI, DPD RI, DPRD dan pilar ke-4 Pers yaitu media massa”, ungkap Makali.
Dikatakannya, pilar ke-1, pilar ke-2, dan pilar ke-3 semuanya dibiayai oleh negara sedangkan pilar ke-4 yaitu Pers tidak dibiayai oleh negara. Untuk itu ia berharap agar pemerintah mengalokasikan anggaran untuk biaya pemasangan advetorial, iklan dan bahan bacaan (koran), supaya perusahan pers tetap eksis sehingga dapat mensejahterakan insan pers, harapnya. (Abdul Gani)














