banner 728x250

Menuju Indramayu Reang, Bupati Indramayu Lucky Hakim Percepat Pembangunan di Berbagai Sektor

INDRAMAYU – Lucky Hakim setahun sudah menjabat sebagai bupati Indramayu sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Dalam setahun kepemimpinannya sudah terlihat nyata melaksanakan janji politiknya saat debat publik dengan Visi Indramayu “REANG” (Religiu, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), periode pertama Lucky Hakim sebagai bupati dan Syaefudin sebagai wakil bupati.

Belum lama ini tepatnya pada hari Rabu 14 Januari 2026, bupati Lucky Hakim menunjukkan komitmen nyata tentang program ‘Religius’, diantaranya mendukung sektor pendidikan keagamaan. Program tersebut ditandai dengan prosesi Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus penandatanganan prasasti hibah tanah untuk MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 1 Indramayu yang berlangsung khidmat.

Lahan seluas 12.000 m² (1,2 hektare) tersebut diserahkan secara resmi oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim kepada Kepala Kementerian Agama Kabupaten Indramayu. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu Caridin, serta jajaran pejabat daerah lainnya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim tampil rendah hati saat memberikan sambutan. Lucky menyebut bahwa dirinya hanyalah perantara dalam menyalurkan amanah rakyat untuk dunia pendidikan.

“Alhamdulillah, ini bukan dari saya pribadi, tetapi dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Saya hanya sebagai perantara saja. Saya merasa bangga bisa hadir di sini dan insyaAllah Pemda akan terus berkomitmen,” tutur Lucky.

Lebih lanjut, Bupati Lucky Hakim menekankan pentingnya pendidikan karakter di madrasah.

“Percuma jika kita punya kecerdasan luar biasa tetapi akhlaknya tidak dijaga. Di sinilah peran penting madrasah dalam mencetak generasi yang pintar sekaligus berintegritas,” tambahnya.

Kepala Kantor Kemenag Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, dalam sambutannya menegaskan, hibah ini bukan sekadar urusan administratif belaka. Melainkan bentuk kepedulian Bupati Indramayu kepada dunia pendidikan, khususnya pendidikan yang berbasis agama.

“Ini bukan hanya simbolis serah terima beban, melainkan syarat kepedulian Bupati terhadap pendidikan di Indramayu. Ini adalah kebijakan jariyah yang pahalanya mengalir hingga akhir hayat,” ujar Aghuts.

Aghuts juga membocorkan rencana strategis ke depan, di mana Pemkab Indramayu direncanakan akan kembali menghibahkan tanah seluas 13.000 m² untuk pengembangan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Apresiasi serupa datang dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman. Dudu mengatakan bahwa lahan hibah ini akan segera dioptimalkan melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

“Atas nama institusi, kami mengucapkan terima kasih. Semoga amal ini menjadi kebaikan, kekuatan, dan bekal kita nanti. Tanah ini akan segera dibangun melalui SBSN untuk menunjang fasilitas belajar siswa,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan prasasti yang menjadi tonggak sejarah baru bagi pengembangan sarana prasarana MAN 1 Indramayu menuju madrasah berstandar internasional. (Abdul Gani-adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *