banner 728x250

Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Tantangan Operasi Deepwater

JAKARTA — PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berkolaborasi dengan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi tantangan operasi pengeboran minyak dan gas bumi di wilayah laut dalam atau deepwater.

Penguatan kompetensi tersebut dilakukan melalui _Deepwater Drilling and Operation Training_ bertajuk _“Equipping Drilling Professionals with the Essential Knowledge and Skills for Effective and Efficient Deepwater Operations”_ yang berlangsung pada 14-18 September 2026.

Pelatihan yang digelar di Jakarta itu diikuti 26 peserta yang berasal dari lingkungan Subholding Upstream dari Regional 1 hingga Regional 5, khususnya dari bidang pengeboran dan operasi.

Peserta berasal dari berbagai fungsi teknis, mulai dari _drilling engineer, well engineer, completion engineer, riser and subsea engineer,_ hingga _well operations superintendent_ dan manajer proyek teknis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri _Vice President Drilling & Well Intervention_ PHE, Fata Yunus serta instruktur profesional dan _subject matter experts_ dari _Blade Energy Partners_, perusahaan konsultan energi yang memiliki keahlian di bidang teknologi pengeboran dan rekayasa sumur.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya PHE dan Pertamina Drilling menyiapkan SDM yang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi operasi pengeboran dengan tingkat kompleksitas yang semakin tinggi.

“Penguatan _knowledge dan competency_ menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan perwira Pertamina Group dalam menghadapi kompleksitas operasi _offshore deepwater,_” ujar Firmansyah Arifin, Vice President Marketing & Commercial Pertamina Drilling.

Sementara itu, Senior Manager Deepwater Drilling PHE, Ruhut Batara Hutabarat mengatakan, pelatihan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun pola pikir dan profesionalisme SDM dalam menghadapi proyek pengeboran di masa depan. Selain itu, operasi _deepwater_ memiliki tantangan teknis dan risiko yang lebih kompleks dibandingkan pengeboran konvensional. Karena itu, kesiapan kompetensi SDM menjadi salah satu fondasi penting untuk memastikan setiap keputusan teknis dan operasional dilakukan berdasarkan pengetahuan, pengalaman, serta standar keselamatan yang tinggi.

Bekal Hadapi Operasi Deepwater

Melalui program tersebut, PHE dan Pertamina Drilling menegaskan komitmennya untuk membangun SDM unggul sekaligus memperkuat kapabilitas nasional dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan industri energi.

Seiring dengan berkembangnya kegiatan eksplorasi dan produksi migas ke wilayah perairan yang lebih dalam, penguatan kompetensi seperti ini diharapkan dapat mendukung kesiapan Pertamina Group dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, efektivitas, dan efisiensi operasi. (Abdul Gani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *