INDRAMAYU – Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, suasana khidmat dan religius menyelimuti Masjid Sabilul Muttaqin, Perumahan Bumi Patra, Indramayu. Ratusan anak-anak bersama keluarga besar pekerja PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan berkumpul untuk mengikuti kegiatan Sima’an Al-Qur’an dan Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) pada Rabu malam (31/12/2025).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Operasi PT Kilang Pertamina Internasional, Didik Bahagia. Dalam sambutannya, Didik menekankan bahwa kesuksesan operasional kilang tidak terlepas dari dukungan spiritual dan doa keluarga.
“Alhamdulillah, malam ini kita berkumpul bersama keluarga dan anak-anak tercinta di rumah Allah. Tahun 2025 kita lalui dengan berbagai tantangan, dan operasional kilang yang andal tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga ridho Allah SWT. Melalui Mabit dan Sima’an ini, kita mengetuk pintu langit agar di tahun 2026, Kilang Balongan senantiasa dijauhkan dari segala marabahaya dan operasional tetap Safe serta lancar demi ketahanan energi nasional,” ujar Didik Bahagia.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Dakwah Islam (BDI) Kilang Balongan ini menampilkan antusiasme tinggi dari generasi muda. Sepanjang malam, anak-anak pekerja tampak tekun menyimak lantunan ayat suci Al-Qur’an (Sima’an) dan mengikuti rangkaian edukasi rohani yang dikemas interaktif.
Ketua BDI Kilang Balongan, Endra Setiawan, menjelaskan bahwa keterlibatan keluarga dan anak-anak merupakan sasaran utama kegiatan tahun ini. BDI menyelenggarakan acara ini sebagai wadah pembentukan karakter bagi anak-anak pekerja agar mereka memiliki mentalitas religius sejak dini.
“Kami ingin memberikan makna yang lebih mendalam serta kegiatan yang positif di malam pergantian tahun baru ini. Semoga dengan kehadiran anak-anak dan doa yang tulus dari keluarga, keberkahan bagi perusahaan akan semakin berlipat ganda,” ungkap Endra.
Senada dengan hal tersebut, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR PT KPI Unit VI Balongan, Rizky Anggia Putri, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mempererat silaturahmi di lingkungan perumahan pekerja.
“Kegiatan Sima’an dan Mabit ini adalah tradisi positif yang terus kami lestarikan. Kami ingin membangun budaya bahwa pergantian tahun adalah momen kontemplasi. Dengan mengawali tahun 2026 melalui ‘Bismillah’, kami berharap energi positif ini mengalir ke setiap lini pekerjaan di kilang, sehingga aspek keselamatan (Safety) dan produktivitas kita semakin meningkat,” tutur Rizky.
Acara ditutup dengan kegiatan muhasabah (renungan diri) dan doa bersama, diikuti dengan pelaksanaan shalat Tahajud berjamaah di sepertiga malam terakhir sebelum memasuki fajar tahun baru 2026. (Abdul Gani)














