BALONGAN – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan melalui Fungsi Produksi II Bagian Oil Movement menyelenggarakan kegiatan doa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim pada Jumat (13/2/2026). Acara ini dilaksanakan di Masjid Al-Kautsar, perumahan Bumi Patra, Indramayu.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali dilingkungan Fungsi Produksi I dan II sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memohon keselamatan dan kelancaran operasional kilang.
Bagian Oil Movement sendiri merupakan unit kerja dibawah Fungsi Produksi II yang memiliki tanggung jawab krusial dalam rantai produksi Kilang Balongan.
Tugas utama bagian ini meliputi penerimaan minyak mentah yang mengelola proses masuknya crude oil sebagai bahan baku kilang, pengelolaan tangki yang mengatur penyimpanan minyak di area tangki penimbun, melaksanakan blending produk intermedia dan distribusi produk dengan mengatur pengiriman hasil olahan kilang (BBM dan Non-BBM) kepada konsumen atau unit distribusi selanjutnya.
Oleh karena itu, keberhasilan dan kelancaran operasional Oil Movement sangat menentukan stabilitas distribusi energi nasional, sehingga aspek keamanan dan ketepatan operasional menjadi prioritas utama.
Manager Produksi II RU VI Balongan, Imam Nurhadi, menjelaskan bahwa kegiatan doa bersama ini bertujuan untuk memperkuat aspek spiritual pekerja di samping tugas teknis yang dijalankan.
“Kegiatan ini sudah berjalan secara kontinu dalam beberapa tahun terakhir dengan jadwal rutin setiap dua minggu atau dua bulan sekali. Tujuannya adalah memohon pertolongan dan kemudahan dari Allah SWT agar seluruh operasional di Kilang Balongan berjalan lancar, aman, dan terhindar dari kendala teknis maupun non-teknis,” kata Imam dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, perusahaan melalui dana yang dikumpulkan dari infaq dan shodaqoh pekerja di Bagian Oil Movement menyalurkan bantuan dan santunan kepada anak-anak yatim dari Majelis Ta’lim Syarif Hidayatullah yang berlokasi di wilayah Pesisir, Indramayu. Dimana pemberian santunan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan para anak yatim sekaligus mempererat hubungan antara perusahaan dengan warga di sekitar area operasional kilang.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR RU Balongan, Cecep Supriyatna, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara aspek operasional dan tanggung jawab sosial perusahaan.
“Melalui doa bersama dan santunan, perusahaan ingin memastikan bahwa keberadaan Kilang Balongan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjadi sarana penguat moral bagi para pekerja dalam menjalankan tugasnya,” ujar Cecep. (Abdul Gani)














