Menu

Mode Gelap
Tingkatkan Sinergitas, Direksi PT KPI & Pjs. GM RU VI Bertemu Kapolda Jabar dan Salurkan bantuan Golf Cart Sedulur Lurah Se-Kecamatan Anjatan (SULTAN) Peringati Ultah 1 Tahun Pertamina RU VI Lanjutkan Kerja Sama Pengamanan Obvitnas dengan Ditpamobvit Polda Jabar UPTD SDN 2 Cipancuh Gelar Pawidya 74 Siswa Kelas VI Tapel 2022 – 2023 SDN 1 Bugistua Lepas 63 Siswa Kelas VI, dan 100 Persen Melanjutkan ke Jenjang SMP

Pemerintahan · 7 Jul 2023 11:55 WIB ·

Lagi, Bupati Nina Agustina Terima Penghargaaan Nasional Berupa Manggala Karya Kencana


 Lagi, Bupati Nina Agustina Terima Penghargaaan Nasional Berupa Manggala Karya Kencana Perbesar

 

Jadi Satu-Satunya Kepala Daerah di Jawa Barat yang Meraih Penghargaan Manggala Karya Kencana

PALEMBANG – Bupati Indramayu, Nina Agustina diganjar Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) oleh pemerintah pusat melalui BKKBN. Nina menjadi satu-satunya kepala daerah di Jawa Barat yang menerima penghargaan MKK tahun 2023 ini.

Seprti yang dirilis Diskominfo Indramayu menyebutkan, penghargaan untuk Bupati Nina Agustina diberikan langsung Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa malam, (4/7/2023). Hadir dalam acara, Menko PMK Muhajir Efendi, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru serta sejumlah gubernur, bupati, walikota dan ketua Tim Penggerak PKK se Indonesia.

Nina diganjar penghargaan oleh Pemerintah Pusat melalui BKKBN karena merupakan sosok yang dinilai mempunyai dedikasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk dan penurunan stunting.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk-P3A) Kabupaten Indramayu, Heka Sugoro, kepada Diskominfo menjelaskan, Manggala Karya Kencana yang diberikan Kepada Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina setidaknya terdapat 3 indikator keberhasilannya yakni : penurunan stunting, capaian Program Bangga Kencana, dan inovasi.

Pada indikator Penurunan Stunting, Bupati Indramayu mengeluarkan kebijakan Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting (OTAAS) yakni suatu gerakan gotong royong seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat penurunan stunting yang menyasar langsung keluarga berisiko stunting. Gerakan ini melibatkan 987 orang yang merupakan pejabat eselon II, III, dan IV hingga ke para kuwu (kepala desa) dengan jumlah anak asuh stunting sebanyak 1.215 anak. Hasilnya, angka stunting terus mengalami penurunan setiap tahunnya.

“Selain Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting, Bupati Indramayu juga mengeluarkan berbagai kebijakan terkait dengan penurunan stunting yakni keluarnya regulasi berupa Keputusan Bupati maupun Surat Edaran. Juga telah tersusunnya Grand Desain Pembangunan Kependudukan Kabupaten Indramayu tahun 2021 sampai 2045,” kata Heka, Senin (03/07/2023).

Selanjutnya Heka menambahkan, pada indikator Program Bangga Kencana terdapat capaian keberhasilan yakni : penurunan TFR dari 2,36 pada tahun 2010 menjadi 2,11 di Tahun 2020, nilai Indeks Pembangunan Berwawasan Kependudukan sebesar 54,0 (kedua tertinggi di Jawa Barat), capaian Peserta KB Aktif terhadap PPM s.d Desember 2022 sebesar 77,79% (kedua tertinggi di Jawa Barat), capaian Peserta KB Aktif MKJP terhadap PPM s.d Desember 2022 sebesar 61,24% (kelima tertinggi di Jawa Barat), capaian Peserta KB Aktif Pria terhadap PPM s.d Desember 2022 sebesar 32,38% (pertama tertinggi di Jawa Barat).

Kemudian capaian Peserta KB Aktif IUD terhadap PPM s.d Desember 2022 sebesar 60,88% (kelima tertinggi di Jawa Barat), capaian Peserta KB Aktif Implant terhadap PPM s.d Desember 2022 sebesar 71,30% (urutan 9 tertinggi di Jawa Barat), capaian Peserta KB Aktif MOP terhada PPM s.d Desember 2022 sebesar 667,65% (tertinggi di Jawa Barat), capaian Pro PN (Keluarga Memiliki Baduta yang terpapar Promosi 1000 HPK) sebesar 42,19% (kelima tertinggi di Jawa Barat), capaian Target Kelompok BKR Pro PN sebesar 104,62% (ketujuh tertinggi di Jawa Barat), dan capaian Target Kelompok PIK Remaja Pro PN sebesar 99,19% (kedua tertinggi di Jawa Barat).

Selanjutnya, tingkat serapan DAK Fisik Tahun 2022 sebesar 88,01% (kesembilan tertinggi di Jawa Barat), tingkat serapan BOKB Tahun 2022 sebesar 63,97% (kesembilan tertinggi di Jawa Barat), dan cakupan hasil verifikasi dan validasi (verval) keluarga berisiko stunting tahun 2022 sebesar 100%.

Penghargaan Manggala Karya Kencana juga memperhatikan betul inovasi yang telah dilakukan oleh Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina yakni berupa Program Orang Tua Asuh Anak Stunting (OTAAS), Aplikasi GESIT untuk memantau dampak pemberian paket asuhan anak stunting, dan Kartu Pemantauan Orang Tua Asuh Balita Stunting sebagai instrumen memantau perkembangan intervensi anak stunting.

“Inovasi tersebut menjadi apresiasi dari BKKBN Pusat kepada Bupati Indramayu dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Indramayu,” katanya. (mak/rls)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Sedulur Lurah Se-Kecamatan Anjatan (SULTAN) Peringati Ultah 1 Tahun

14 Juli 2023 - 10:16 WIB

Musyawarah Dusun 3 Desa Sukamakmur Digelar, untuk Menyusun Program Infrastruktur Tahun 2024

11 Juli 2023 - 05:22 WIB

UPTD SDN 2 Cipancuh Gelar Pawidya 74 Siswa Kelas VI Tapel 2022 – 2023

9 Juli 2023 - 14:52 WIB

Pelepasan Siswa Kelas VI UPTD SDN Pasir Muncang, Berikan Hadiah Terbaik Kepada Orang Tua

9 Juli 2023 - 14:46 WIB

SDN 1 Bugistua Lepas 63 Siswa Kelas VI, dan 100 Persen Melanjutkan ke Jenjang SMP

9 Juli 2023 - 14:40 WIB

Kabupaten Purwakarta Juara Tiga Besar Nasional Peraih Akseptor KB Terbanyak

9 Juli 2023 - 14:21 WIB

Trending di Pemerintahan